Saturday, November 5, 2016

Kunci Gitar + Lirik Sinchan


            C         Em                              Am      G
Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asik

            F                      G         C
Oh senagnya aku senang sekali

C         Am      Dm      G
Kalau begini akupun jadi sibuk

C         Am      Dm      G
Berusaha mengejar-ngejar dia

            F          Fm                   Em      Am
Matahari menyinari semua perasaan cinta

            Dm      F                      G
Tapi mengapa hanya aku yang dimarahi

            C                     Em                  Am      G
Dimusim panas merupakan hari bermain gembira

            F
Sang gajah terkena flu

            G
Pilek tiada henti hentinya

            C                     Em                  Am      G
Sang beruang tidur dan tak ada yang berani ganggu dia

            F                      G         C
Oh sibuknya aku sibuk sekali
Read more

Thursday, November 3, 2016

Cara Uninstall Oracle 11g R2

Pasti banyak orang yang kebingungan cara uninstall oracle ini. Saya sendiri pun dulunya juga kesusahan untuk mencari tau cara uninstall oracle dan namun sekarang saya sudah tau bagaimana caranya. Bagi kalian yang ingin tau caranya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

      1. Matikan service oracle
matikan semua yang ada kata Oraclenya dengan stop, di CMD ketik: "service.msc".

      2. Uninstall semua komponen dengan menggunakan deinstall.bat via CMD
dengan letaknya seperti berikut :
C:\app\user\product\11.2.0\dbhome_1\deinstall>deinstall.bat

      3. Di registry,hapus:
- HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/ORACLE
- HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Ora*

      4. Hapus variabel Oracle di PATH jika ada.


      5. Delete “C:\app” direktori,yang merupakan direktori ORACLE_BASE Anda.

      6. Delete “C:\Program Files\Oracle”

      7. Bersihkan isi “C:\TEMP” klo ada.

      8. Kosongkan recycle bin.

Dan selesai sekarang oracle sudah tidak terinstall lagi di perangkat komputer anda

Read more

Tuesday, November 1, 2016

Scrum Development

Scrum merupakan framework untuk manajemen pengembangan software dengan karakteristik cekatan dan bersifat iteratif dan incremental. Scrum mendefinisikan dirinya fleksible, strategi pengembangan yang menyeluruh di mana seluruh team bekerja sebagai satu unit dalam mencapai sebuah gol yang sama.
Dalam menjalankan kerjasama antara anggota team, scrum menekankan lokasi fisik yang sama atau sarana online yang akrab antara semua member, dan juga pertemuan muka dengan muka setiap hari antara semua anggota team.
Prinsip kunci dari scrum adalah memahami bahwa dalam project yang tengah berlangsung, klien mungkin mengubah apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya. Perubahan sulit diadaptasi oleh framework pengembangan aplikasi yang bersifat tradisional.  Scrum menerima perubahan ini dan memaksimalkan seluruh anggota team untuk menyesuaikan perubahan mendadak ini.
Scrum mengadopsi permainan Rugby yang begitu mudah menyesuaikan diri semua anggota team setelah ada sedikit pelanggaran. Kemudian menyesuaikan diri inilah yang mengimpirasi scrum.

Metodologi Scrum Development



1. Backlog Grooming
Backlog Grooming merupakan tahap pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan tahap-tahap sprint pada Scrum. Meeting ini dilakukan dengan tujuan memilih tahapan prioritas mana saja yang harus dilakukan selama pengerjaan sprint. Backlog Grooming wajib dihadiri oleh seluruh Scrum Team, yang meliputi Product Owner, Scrum Master dan Development Team. Keputusan tertinggi terletak pada Product Owner. Untuk itu Development Team harus mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan oleh Product Owner.

2. Sprint Planning
Sprint Planning merupakan meeting yang harus dilakukan setiap kali akan memulai sprint baru. Pada meeting ini Scrum Team merumuskan task-task apa saja yang akan dikerjakan pada 1 sprint. Perlu diperhatikan bahwa dalam 1 kali sprint yang penting bukan banyaknya task yang bisa dikerjakan, tetapi kemampuan task yang dapat dikerjakan dari requirement sampai dengan testing dalam 1 kali waktu sprint berjalan. Waktu sprint ideal berkisar 1-2 minggu, tetapi masih memungkinkan apabila sprint berjalan dalam waktu 1 bulan apabila scope tasknya cukup besar dan tidak dapat dipisah.

3. Daily Scrum
Daily Scrum merupakan meeting yang dilakukan setiap hari pada pengerjaan sprint. Pada meeting ini anggota tim saling berbagai apa yang telah dikerjakan kemarin, apa yang akan dikerjakan hari ini, dan apa saja hambatan yang ditemui selama pengerjaan. Scrum Master harus memastikan seluruh anggota Development Team mengutarakan pendapatnya masing-masing.

4. Sprint Review
Sprint Review merupakan meeting yang dilakukan setelah 1 kali pengerjaan sprint selesai. Meeting ini dilakukan dengan cara mendemonstrasikan apa yang telah dicapai 1 sprint. Dalam hal ini Scrum Team mendemonstrasikan hasil pekerjaannya kepada stakeholder terkait. Apabila stakeholder memiliki masukan terkait hasil produk pada sprint terakhir, stakeholder dapat meminta meeting dengan Scrum Team.

5. Sprint Retrospective
Sprint Retrospective merupakan meeting yang dilakukan pada terakhir 1 masa sprint. Pada meeting ini masing-masing anggota Development Team mengutarakan pendapat mereka terkait kinerja tim pada 1 sprint terakhir. Pendapat yang diutarakan lebih mengarah ke kemampuan komunikasi, pembagian tugas, tanpa membahas sisi teknis project.



Contoh Penerapan Scrum Development
Setiap hari hingga Sprint berakhir, Tim Pengembang akan bertemu di tempat dan waktu yang sama untuk membahas strategi mereka untuk mencapai obyektif yang telah disepakati di dalam Sprint Planning. Daily Scrum Meeting adalah sebuah kesempatan bagi Tim Pengembang untuk dapat menginspeksi dan mengadaptasikan hasil pekerjaan mereka hingga hari ini. Tim Pengembang yang baru menggunakan Scrum biasanya akan menjawab ketiga pertanyaan berikut:
  • Apa yang telah saya kontribusikan kemarin.
  • Apa yang akan saya kontribusikan hari ini.
  • Apa yang menghambat saya untuk menyelesaikan pekerjaan saya hingga hari ini.

Read more

Saturday, October 29, 2016

Extreme Programming (XP)

Extreme Programming (XP) merupakan salah satu metodologi dalam rekayasa perangkat lunak dan juga merupakan satu dari beberapa agile software development methodologies yang berfokus pada coding sebagai aktivitas utama di semua tahap pada siklus pengembangan perangkat lunak (software development lifecycle). Metodologi ini mengedepankan proses pengembangan yang lebih responsive terhadap kebutuhan customer (”agile”) dibandingkan dengan metode-metode tradisional sambil membangun suatu software dengan kualitas yang lebih baik.


Extreme Programming muncul menawarkan sebuah disiplin baru dalam pengembangan software secara agile. Nilai dasar yang terkandung di dalam Extreme Programming adalah: Komunikasi (Communication), Kesederhanaan (Simplicity), Umpan balik (Feedback) Keberanian (Courage) dan menghormati (Respect).

Metodologi Extreme Programming (XP)

1. Planning/Perencanaan
Pada tahap perencanaan ini dimulai dari pengumpulan kebutuhan yang membantu tim teknikal untuk memahami konteks bisnis dari sebuah aplikasi. Selain itu pada tahap ini juga mendefinisikan output yang akan dihasilkan, fitur yang dimiliki oleh aplikasi dan fungsi dari aplikasi yang dikembangkan.

2. Design/Perancangan
Metode ini menekankan desain aplikasi yang sederhana, untuk mendesain aplikasi dapat menggunakan Class-Responsibility-Collaborator (CRC) cards yang mengidentifikasi dan mengatur class pada object-oriented.

3. Coding/Pengkodean
Konsep utama dari tahapan pengkodean pada extreme programming adalah pair programming, melibatkan lebih dari satu orang untuk menyusun kode.

4. Coding/Pengujian
Pada tahapan ini lebih fokus pada pengujian fitur dan fungsionalitas dari aplikasi.

Contoh Penerapan Extreme Programming (XP) :
  • Planning Game : Hubungan antara Customer dengan Programer untuk memperkirakan kenbutuhan –kebutuhan dari Custumer dalam implementasinya.
  • Small, frequent releases : Memproduksi dengan cepat.
  • System metaphors : System metaphors antara Customer dengan Programeruntuk menunjukkan semua perkembangan dengan menjelaskan bagaimana cara kerja system.
  • Simple design : Perhatiannya pada pendisainnan atau perancngan solusi yang sederhana
  • Testing (unit testing & TDD) : Pelaksanaan pengujian atau testing keseluruhan
  • Frequent refactoring : Penyusunan system kembali dengan cara duplikat atau salinan,memperbaiki komunikasi, menambahkan kelenturan
  • Pair programming : Dua orang menulis kode pada 1 komputer
  • Collective code ownership : Siapapun dapat merubah bagian pada pengkodean setiap saat.
  • Continuous integration : Bagian baru code di gabungkan ke dalam kode dasar
  • Sustainable pace
  • Whole team together
  • Coding standards : Terdapat aturan pengkodean dan di ikuti oleh programmer.

Read more

Thursday, October 27, 2016

Agile Software Development

Agile Software Development
Agile Software Development adalah sekelompok metodologi pengembangan software yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama. Agile metodologi umumnya mempromosikan proyek
Read more

Monday, October 24, 2016

Contoh DFD Gane Sarson

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data pada suatu sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD sangat mirip dengan Flowchart.
DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan proses kerja suatu sistem.
Read more

Sunday, October 23, 2016

Matematika Diskrit


1.1.  Apakah Matematika Diskrit itu?
Matematika diskrit adalah bagian dari matematika yang mempelajari objek-objek diskrit. Di sini objek-objek diskrit diartikan sebagai objek-objek yang berbeda dan saling lepas. Matematika diskrit memiliki aplikasi di hampir semua bidang kehidupan, seperti ilmu komputer, kimia, botani, zoologi, linguistik, geografi, dan bisnis. Masalah-masalah seperti
  • Ada berapa cara membuat password untuk sebuah sistem komputer?
  • Bagaimana mengurutkan sebuah himpunan bilangan bulat dari terkecil hingga terbesar?
  • Berapa besar peluang memenangkan sebuah undian?
  • Berapa jarak terpendek antara 2 kota atau lebih?
  • Bagaimana rute jaringan yang baik?
  • Seberapa efektif algoritma yang dibuat?

merupakan contoh kajian dalam matematika diskrit. Secara lebih umum, matematika diskrit digunakan untuk
  • Menghitung banyak objek
  • Mempelajari hubungan antara himpunan-himpunan berhingga
  • Menganalisis proses yang melibatkan langkah-langkah yang banyaknya berhingga

Lima tema dalam matematika diskrit berikut tujuan masing-masing adalah
  1. Penalaran matematika: memberikan pemahaman tentang penalaran matematika dalam membaca, memahami, dan membangun argumen matematika.
  2. Analisis kombinatorial: memberikan keterampilan menghitung banyak objek sebagai salah satu kemampuan dasar untuk memecahkan masalah.
  3. Struktur diskrit: memberikan pemahaman tentang struktur diskrit sebagai salah satu struktur matematika abstrak yang digunakan untuk menyajikan objek-objek diskrit dan hubungan di antara objek-objek itu.
  4. Aplikasi dan Pemodelan: memperkenalkan aplikasi matematika diskri dan pemodelan matematika sebagai salah satu kemampuan pemecahan masalah yang sangat penting.
  5. Berpikir algoritmik: memberikan kemampuan membuat algoritma dan verikasinya serta menganalisis memori komputer dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan algoritma itu.
1.2.  Mengapa Belajar Matematika Diskrit?
Beberapa alasan penting belajar matematika diskrit adalah sebagai berikut:
  1. Matematika diskrit memberikan kemampuan membaca, memahami dan membangun argumen matematika.
  2. Matematika diskrit merupakan pintu gerbang untuk mempelajari matakuliah lanjutan dalam logika, teori himpunan, teori bilangan, aljabar linier, aljabar abstrak, kombinatorika, teori graf,dan teori peluang.
  3. Matematika diskrit memberikan landasan matematika untuk mata kuliah ilmu komputer seperti struktur data, algoritma, teori basis data, teori automata, keamanan komputer (computer security), dan sistem operasi.
  4. Matematika diskrit memberikan latar belakang matematika yang diperlukan dalam pemecahan masalah riset operasi (operations research) seperti teknik optimisasi diskrit.
1.3.  Apakah Struktur Diskrit itu?
Struktur diskrit mempelajari struktur matematika yang memiliki objek atau elemen diskrit. Struktur atau sistem matematika dide¯nisikan sebagai koleksi objek dengan operasi yang terde¯nisi pada objek itu serta sifat-sifatnya. Struktur diskrit berisi pokok bahasan: Himpunan, Barisan, Fungsi, Logika, Teknik Membilang (counting techniques), Relasi, Graf, dan Pohon.

Logika merupakan study penalaran (reasoning). Pelajaran logika di fokuskan pada hubungan pernyataan – penyataan (statements).  Contoh pernyataan  :
        Semua anak sekolah memakai rok
        Setiap pemakai rok  adalah anak perempuan
        Jadi, semua anak sekolah adalah anak perempuan
Read more